KEMENTERIAN SEKRETARIAT NEGARA RI

SEKRETARIAT WAKIL PRESIDEN

KUNJUNGAN AUDIENSI KONSULTASI PERCEPATAN PENCEGAHAN STUNTING PEMKOT SAMARINDA

22 Mei 2024 | Berita, Media

Rabu 22 Mei 2024, bertempat di Gedung 2 lantai 3, Kantor Sekretariat Wakil Presiden, Kedeputian Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangun (Dujak PMPP) menerima kunjungan audiensi konsultasi dari Pemkot Samarinda, Kalimantan Timur.
Kunjungan Audiensi bertujuan untuk mendalami dan mendapatkan arahan terkait dengan upaya percepatan pencegahan stunting di Kota Samarinda.
Rombongan Pemkot Samarinda dipimpin oleh langsung oleh Wakil Wali Kota Samarinda , Dr. H. Rusmadi dan didampingi oleh H. Adriyani ( Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM), Drs. Isfihani (Kadis Sosial), ⁠I Gusti Ayu Sulistiani, SH, M.Hum (Kepala DPPKB), ⁠Waode Rosliani, SE, M.Si (Kepala Bidang K3 DPPKB), Imam Gunadi (Kabid PPM Papperida), Erawati ( Fungsional penyetaraan PPM Bapperida), Hendra (Staff Perencana PPM Bapperida), dan Dr.H Achmad Zaini (Tim Walikota untuk Akselerasi Pembangunan)
Sementara Suprayoga Hadi Deputi Dujak PMPP Setwapres, didampingi oleh Tuti Trihastuti Sukardi, S.H., M.Si., M.H (Asisten Deputi PSDM Setwapres) Siti Alfiah S.Sos., MH (Analis Kebijakan Madya), Desi Uli Pasaribu, S.AP., MPPM (Kepala Subbagian Dukungan Administrasi Asdep PSDM) serta TPPS Setwapres : Ade Wahid, Zeny Dermawan, Nathaniel Bassa, Augy Mursalianto, Muhammad Fathur Rosi.
Deputi Dujak PMKK Setwapres, Suprayoga Hadi dalam arahannya menyampaikan Reviu Capaian Dan Masukan Langkah Strategis Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2024 Di Kota Samarinda. Jika dilihat berdasarkan provinsi, berdasarkan data SKI 2023, Posisi Kalimantan Timur (22,9%) berada di rentang 30 – 20% dan mendekati angka rata rata nasional 21,5%.
Bapak Deputi pada kesempatan tersebut juga menyampaikan hal-hal yang perlu mendapat perhatian dari pemangku kepentingan di Kota Samarinda yaitu : prosentase Ibu Hamil KEK mengkonsumsi PMT, pemberian TTD pada ibu Hamil dan memastikan ibu hamil mengkonsumsi TTD. Selain itu : Partisipasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) baru mencapai 19,3% pada tahun 2022, Pasangan Usia Subur (PUS) yang mengikuti KB baru mencapai 57,9% pada tahun 2022, Makanan Pendamping ASI (MPA ASI) beragaman baru mencapai 69,5%, pada tahun 2022, serta mewaspadai underweight 18% dan balita Gizi Buruk (10,1 %) pada tahun 2023 untuk mencegah agar tidak stunting
Suprayoga Hadi di akhir paparannya menyampaian update terbaru strategi percepatan Penurunan Stunting di level nasional. Ke depannya penimbangan tidak dilakukan hanya saat bulan timbang saja, melainkan akan dilakukan secara bulanan dan berkelanjutan, sehingga istilah Bulan Timbang menjadi tidak relevan. Setiap bulan akan dilakukan penimbangan dan pengukuran, sekaligus akan menjadi basis data intervensi. Disepakati perubahan istilah menjadi Intervensi Serentak Pencegahan Stunting.
Sementara itu, Dr. H. Rusmadi, Wakil Wali Kota Samarinda selaku pimpinan rombongan menyampaikan beberapa hal antara lain : pertumbuhan ekonomi Kota Samarinda pada tahun 2023 mengalami peningkatan dengan capaian 8,62% jika dibandingkan Tahun 2022 yang capaiannya sebesar 6,6%. revalensi stunting juga mengalami penurunan yaitu 25,3% di tahun 2022 menjadi 24,4% di tahun 2023.
Program unggulan Probebaya yaitu program Pemerintah Kota Samarinda untuk melaksanakan kegiatan pembangunan masyarakat di tingkat Kelurahan yang berbasis wilayah RT sebagai upaya mewujudkan kemampuan dan kemandirian masyarakat dalam pembangunan infrastruktur, peningkatan ekonomi masyarakat dan sosial kemasyarakatan setiap RT dapat 100 juta.
Terkait Stunting program yang sudah dilakukan antara lain PMT dengan fokus pada sasaran prioritas 1000 HPK, Ibu hamil, Baduta, Ibu Menyusui, dan Balita. Selain itu intervensi juga diberikan untuk sasaran lainnya seperti remaja, dan catin.
Untuk PMT lokal pelaksanaannya cukup efektif, dan mendapatkan dukungan dari dari Baznas, CSR pihak swasta dan pendanaan daerah. Implementasi dilapangan dilaksanakan oleh kader dengan pendampingan TPK, PKK dan penyuluh KB. Pemkot Samarinda juga menyelenggarakan program sosial sacurity number, dengan tujuan untuk memastikan keluarga yang perlu mendapat bantuan, dapat dijangkau.

BAGIKAN

Baca Juga

Link Terkait