KEMENTERIAN SEKRETARIAT NEGARA RI

SEKRETARIAT WAKIL PRESIDEN

Wapres Harap Posyandu Berperan sebagai Sentra Percepatan Penurunan Stunting

12 Agustus 2022

Posyandu Multifungsi Perlu Diperbanyak Demi Cegah Stunting

12 Agustus 2022

Kunjungan ke Kalsel, Wapres Minta Semua Pihak Ikut Tangani Stunting

11 Agustus 2022

Kunjungi Posyandu di Banjarbaru Kalsel, Ibu Wury Ma’ruf Amin Minta Laki-laki dan Perempuan Dukung Ibu Beri ASI Eksklusif

11 Agustus 2022

Kunjungi Posyandu di Banjarbaru, Wapres KH Ma’ruf Amin Ingatkan Deteksi Dini Stunting

11 Agustus 2022

previous arrowprevious arrow
next arrownext arrow
Slider
KH. Maruf Amin

PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING

Penurunan prevalensi stunting pada balita adalah agenda utama Pemerintah RI. Sekretariat Wakil Presiden mengkoordinasikan upaya percepatan penurunan stunting agar konvergen, baik pada perencanaan, pelaksanaan, termasuk pemantauan dan evaluasinya di berbagai tingkat pemerintahan, termasuk desa. Setwapres mendorong keterlibatan semua pihak dalam percepatan penurunan stunting agar prevalensi turun hingga 14% pada 2024 nanti.

PREVALENSI STUNTING NASIONAL

24,4%

Sumber Data: SSGI, 2021

TERPOPULER

DASHBOARD MONEV

Dalam upaya percepatan pencegahan stunting. Setwapres memperoleh mandat untuk memastikan pencapaian tujuan dari Pilar 5 yaitu membangun sistem pemantauan dan evaluasi terpadu dari semua program prioritas yang terdiri dari intervensi gizi spesifik dan intervensi gizi sensitif. Sebagai realisasinya, maka TP2AK di Setwapres bertugas mengkompilasi semua data program dari KL terkait untuk kemudian diolah dan ditampilkan dalam dashboard permantauan terpadu.

Dashboard yang dikembangkan oleh Setwapres berfungsi sebagai alat pantau dan evaluasi perkembangan program bagi para pemangku kepentingan di tingkat pusat, provinsi, kabupaten, dan bahkan desa.

Kedepan diharapkan adanya kesinambungan dari fungsi sistem pemantauan dan evaluasi terpadu ini yang mendukung penentuan kebijakan yang berbasis data segala tingkat administratif.

PUSAT PEMBELAJARAN

Menurut Stranas Stunting, untuk mempercepat proses pembelajaran digunakan beberapa instrumen seperti rembuk stunting tahunan, forum inovasi dan praktik baik tahunan di tingkat nasional, kelompok pakar, pembelajaran horisontal (peer-to-peer learning dan knowledge hub) serta pemantauan langsung ke Kabupaten/kota prioritas.

Berbagai produk pengetahuan yang dihasilkan perlu dikelola dan disebar melalui sistem daring dan pertemuan-pertemuan untuk pembelajaran dan memperkuat kapasitas pemerintah daerah dalam melakukan Aksi Konvergensi/Integrasi serta melibatkan peserta dari lintas sektor termasuk masyarakat madani.

Produk Pengetahuan

Forum Tukar Pengetahuan


Praktik Baik