KEMENTERIAN SEKRETARIAT NEGARA RI

SEKRETARIAT WAKIL PRESIDEN

PEMKOT PADANG CARI BAPAK ANGKAT UNTUK TURUNKAN STUNTING

20 Juli 2022 | Berita, Media

PADANG- Banyak hal dilakukan pemimpin daerah guna menekan angka stunting di daerah masing-masing, demi tercapainya target nasional prevalensi stunting menjadi 14 persen pada tahun 2024. Salah satu cara yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Padang, Sumatera Barat adalah mencari Bapak Angkat Anti Stunting (BAAS).

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Padang, Editiawarman, dikutip dari Kompas.com, mengatakan bagi yang ingin menjadi Bapak Angkat Anti Stunting bisa menghubungi kelurahan, kecamatan, atau ke kantor DP3AP2KB.

Bapak angkat tersebut, lanjutnya, diminta untuk memberikan bantuan kepada keluarga yang anaknya mengalami stunting dengan nilai Rp15.000 per hari. Dana tersebut bisa dititipkan ke Tim Pendamping Keluarga (TPK) untuk diteruskan kepada penerima, yaitu keluarga dengan anak stunting.

“Kami juga akan bekerja sama dengan Baznas. Untuk bapak angkat ini, kami juga akan berkolaborasi dengan organisasi-organisasi yang bersedia bekerja sama dengan pemerintah. Jadi, selain individu juga organisasi bisa menjadi bapak angkat ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Editiawarman mengungkapkan data jumlah Balita mengalami stunting di wilayah Padang pada Juni 2022 mencapai 1.002 atau 18,9 persen. “Kami sendiri menargetkan di bawah 14 persen pada tahun 2024,” katanya.

Bapak Angkat Anti Stunting, hanya salah satu program untuk menekan angka stunting di Kota Padang. Pihaknya juga telah mempersiapkan program dari hulu ke hilir, mulai dari memberikan intervensi spesifik dan sensitif hingga ke edukasi ke calon pengantin hingga pola asuh bayi dalam 1.000 hari pertama kehidupan.[]

BAGIKAN

Baca Juga

Link Terkait