KEMENTERIAN SEKRETARIAT NEGARA RI

SEKRETARIAT WAKIL PRESIDEN

Stunting Jadi Perhatian di Pasar Modal

13 Desember 2023 | Berita, Media

Bantuan untuk keluarga sasaran program stunting yang digelar Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) bertepatan dengan hari jadi ke 35 (12/12/2023). Foto: Emiten News

JAKARTA (https://stunting.go.id)- Para emiten saham di Bursa Efek Indonesia menggalang aksi sosial untuk membantu keluarga yang menjadi sasaran program penurunan stunting. Aksi ini digelar oleh Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) bertepatan dengan hari jadi organisasi ini ke 35. Aksi ini mengambil tema “Pasar Modal Peduli Generasi Mendatang: Aksi Peduli Stunting dan Praktik ESG yang Bertanggung Jawab”.

Acara yang seremoninya digelar di Mainhall Bursa Efek Indonesia ini berwujud aksi sosial berupa penyerahan bantaun makanan kepada para keluarga yang menjadi sasaran program penurunan stunting. Para emiten yang berpartisipasi berjumlah 25, dari berbagai sektor industri. Mereka adalah PT Bank Central Asia Tbk, PT Astra International Tbk, PT Pakuwon Jati Tbk, PT Barito Pacific Tbk, PT Mastersystem Infotama Tbk, PT Sumarecon Agung Tbk, PT Bumi Resources Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Trimegah Bangun Persada Tbk.

Selanjutnya, PT Dharma Polimetal Tbk, PT Mayora Indah Tbk, PT Adaro Energy Tbk, PT Bank BTPN Tbk, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Syariah Indonesia Tbk, PT Pegadaian (Persero), PT Hasnur Internasional Shipping Tbk, PT Bank Mestika Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, Hukumonline, PT Sri Rejeki Isman Tbk, PT Bank Danamon Tbk, BFI Finance, PT Bank Multiarta Sentosa Tbk, PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk.

Donasi yang terkumpul di pada periode pertama bulan Desember 2023 ini telah mencapai lebih dari Rp1 miliar. Jumlah ini diharapkan akan terus bertambah pada periode berikutnya seiring dengan partisipasi dan solidaritas dari anggota AEI yang semakin meningkat.

Tokoh yang hadir dalam acara ini di antaranya Ketua Dewan Pembina AEI Airlangga Hartarto, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Inarno Djajadi, Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia Jeffrey Hendrik, dan Ketua Umum AEI Armand Wahyudi Hartono.

Menurut Ketua Umum AEI Armand Wahyudi Hartono, pihaknya ingin berkontribusi membantu pemerintah menurunkan stunting karena pada dasarnya problem stunting menjadi tanggung jawab semua pihak demi mewujudkan generasi Indonesia yang cemerlang. “Stunting bukanlah hal yang mudah, tetapi dengan usaha bersama kami yakin dapat mewujudkan generasi mendatang yang bebas stunting,” kata Armand pada Rabu, (13/12/2023).

Pemerintah telah menargetkan prevalensi stunting menjadi 14 persen tahun 2024, dimana pada 2019 mencapai 27,6 persen dan pada tahun 2022 telah menurun menjadi 21,6 persen. AEI sebagai wadah bagi para emiten Pasar Modal Indonesia berharap menjadi salah satu garda terdepan dalam mendukung usaha-usaha pengentasan stunting demi generasi bangsa yang lebih baik. (mjr.mw)

BAGIKAN

Baca Juga

Link Terkait