KEMENTERIAN SEKRETARIAT NEGARA RI

SEKRETARIAT WAKIL PRESIDEN

Megawati: Ibu-ibu Jangan Suka Flexing Kalau Anaknya Stunting

23 Agustus 2023 | Berita, Media

Megawati Soekarnoputri pada acara Temu Kebangsaan yang diselenggarakan Komunitas Pijar di Royal Ambarrukmo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (22/8). (Foto: RRI)

YOGYAKARTA (stunting.go.id)- Mantan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri meminta para orang tua, terutama ibu-ibu memberi perhatian lebih besar kepada anak-anaknya. Pada saat stunting masih menjadi problem di banyak daerah di Indonesia, ia mengimbau orang tua betul-betul memerhatikan asupan gizi balitanya sehingga bebas dari masalah kekurangan gizi kronis.

“Anak yang gagal tumbuh karena kurangnya asupan gizi akan mengalami gangguan pada perkembangan otaknya,” kata Megawati pada acara Temu Kebangsaan yang diselenggarakan Komunitas Pijar di Royal Ambarrukmo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (22/8/2023).

Ia melanjutkan, pemberian gizi yang cukup adalah satu-satunya solusi mencegah terjadinya stunting pada anak. “Maka peran ibu tak bisa terpisahkan dalam hal ini,” lanjutnya. Masih menurut Megawati, resep bagi ibu-ibu agar anaknya bertumbuh dengan maksimal adalah memberi makan bergizi yang konsisten setidaknya dalam seribu hari pertama kehidupan anak.

Dalam pranata sosial di Indonesia, ibu-ibu mengambil peran sentral yang paling penting dalam keluarga. Di tangan ibu-ibu, anak bayi menggantungkan hidupnya, mulai masa menyusui hingga awal mula mengenal makanan tambahan, bahkan hingga ia menjalani perkembangan fisiknya secara sempurna. Maka dari itu, sangatlah penting bagi ibu-ibu memiliki kesadaran dan kemampuan mengasuh anak-anak agar menjadi generasi bangsa yang berkualitas.

Problem stunting tidak bisa dianggap remeh, dengan prevalensi yang tinggi hal ini akan menjadi masalah nasional yang dapat memicu beban negara. Lebih lanjut putri proklamator RI Soekarno ini menyentil perempuan zaman sekarang yang doyan pamer harta, tetapi lupa urusan keluarga. Menurutnya, sikap abai tersebut bisa memicu pertumbuhan angka stunting. “Perempuan sekarang itu karepe opo yo. Selfie, mejeng, terus flexing, masya Allah. Saya tanya itu maunya apa, terus anak-anaknya stunting,” sindirnya.

Ibu-ibu, lanjut Mega, boleh punya waktunya sendiri untuk ikut arisan, pengajian, atau senam. Namun, ia mengingatkan agar anak-anak jangan sampai dikesampingkan dan harus dicukupi gizinya.

Dalam beberapa kesempatan, Megawati sering mengingatkan tentang pentingnya mencegah anak-anak dari stunting. Saat memberikan pidato di acara sosialisasi buku teks utama pendidikan Pancasila di Jakarta, sehari sebelumnya, Megawati juga menekankan hal yang sama. Ia meminta ibu-ibu berfokus pada perkembangan anak mulai janin hingga masa perkembangannya. Ia juga mendesak pemerintah menurunkan angka stunting hingga angka nol.

Megawati Soekarnoputri dikenal memiliki perhatian besar pada stunting, dan pernah mendapatkan penghargaan sebagai tokoh perempuan yang berjasa sebagai inspirator dan penggerak cegah stunting dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) pada (17/7/2023). Ia mendapat award sebagai inspirator dan penggerak cegah stunting yang dinilai telah berhasil menggerakkan para kader perempuan untuk bergotong royong dan bersama-sama mencegah stunting. Ia juga secara kolaboratif pernah membuat resep masakan menu stunting berbahan lokal di seluruh Indonesia. (mjr/mw)

BAGIKAN

Baca Juga

Link Terkait