Tahukah kamu bahwa tubuh tidak hanya membutuhkan zat gizi makro, seperti karbohirat dan protein, tetapi juga membutuhkan zat mikro, seperti vitamin dan mineral? Salah satu vitamin yang dibutuhkan adalah vitamin A. Melihat manfaatnya yang besar, Kementerian Kesehatan setiap tahunnya secara rutin memberikan vitamin A pada balita, sebanyak dua kali setahun, yaitu pada Februari dan Agustus. Lalu mengapa vitamin A penting bagi tubuh kita?
Kenapa Vitamin A Dibutuhkan Tubuh?
Selama ini, vitamin A kerap dikenal sebagai zat gizi esensial untuk menjaga kesehatan mata. Padahal, manfaat vitamin yang mengandung retinol dan beta-karoten ini jauh lebih luas.
Dikutip dari laman ayosehat.kemenkes.go.id, vitamin A memiliki berbagai peran penting diantaranya, vitamin A mampu memicu produksi sel darah putih, yang dibutuhkan untuk membentuk kekebalan tubuh dan melawan serangan virus dan bakteri. Selain itu, vitamin A juga berperan sebagai antioksidan yang bisa mencegah kerusakan organ dan jaringan tubuh dari radikal bebas. Vitamin ini juga berfungsi dalam mendukung pertumbuhan dan regenerasi sel kulit, serta memperkuat lapisan terluar kulit (skin barrier).
Bukan hanya itu, untuk tulang dan gigi, terutama untuk anak, vitamin A dapat membantu meningkatkan kekuatan tulang dan menjaga kesehatan gigi. Bagi jantung, paru, dan ginjal, vitamin ini bermanfaat mendukung fungsi organ agar tetap bekerja dengan baik. Untuk jantung, paru-paru, dan ginjal, vitamin Aberperan dalam mendukung fungsi organ agar tetap bekerja dengan baik.
Sementara, untuk kesehatan mata, vitamin A berfungsi mengontrol kepekaan retina terhadap cahaya, sehingga dapat mencegah rabun senja. Kekurangan vitamin A dapat meningkatkan risiko anak mengalami kebutaan. Namun, yang perlu digaris bawahi, konsumsi vitamin A tidak bisa mengurangi atau mengobati mata minus.
Dikutip dari kompas.com, Guru Besar Fakultas Farmasi, Universitas Gadjah Mada (UGM), Zullies Ikawati menjelaskan mata minus merupakan kondisi kelainan mata yang disebabkan oleh kornea mata yang terlalu cembung, atau bola mata yang berukuran terlalu panjang. Meski demikian, Zullies menegaskan bahwa vitamin A bermanfaat untuk mengatasi rabun senja, yang umumnya terjadi karena kekurangan vitamin A.
Dapatkan Vitamin A Gratis di Posyandu
Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan, Nomor 28 tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi, kebutuhan vitamin A yang dianjurkan adalah 375-500 RE/hari untuk bayi dan anak usia 0 bulan sampai 9 tahun. Sementara itu, kebutuhan vitamin A untuk laki-laki usia 10 sampai 80 tahun ke atas berkisar 600-650 mcg/hari, sedangkan untuk perempuan usia 10 tahun hingga 80 tahun ke atas sebesar 600 mcg per hari. Pada perempuan hamil, kebutuhan tersebut ditambah 300 mcg per hari, dan pada perempuan menyusui ditambah 350 mcg per hari.
Pada bulan pemberian vitamin A di Februari dan Agustus, pemerintah menyediakan vitamin A gratis di Posyandu dalam dosis tinggi. Vitamin A diberikan dalam dua jenis kapsul, yaitu kapsul biru dosis 100.000 IU untuk bayi usia 6–11 bulan yang diberikan satu kali, serta kapsul merah dosis 200.000 IU untuk balita usia 12–59 bulan yang diberikan dua kali dalam setahun. Menurut WHO, pemberian vitamin A dosis tinggi aman untuk anak karena vitamin A dapat disimpan di dalam tubuh dan dilepaskan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan.
Apa Saja Sumbernya?
Vitamin A dapat diperoleh dari berbagai jenis makanan, diantaranya Air Susu Ibu (ASI), buah buahan berwarna kuning, seperti pisang, papaya, mangga, dan alpukat. Vitamin ini juga bisa didapatkan dari sayur-sayuran berwarna hijau dan jingga, seperti bayam, kubis, brokoli, wortel, dan tomat. Kemudian dari sumber makanan hewani seperti hati, telur, ikan, ayam, daging, dan bebek, serta dari olahan susu seperti keju, dan yoghurt. Selain itu, ubi juga menjadi salah satu sumber vitamin A yang baik.
Melihat besarnya manfaat vitamin A bagi kesehatan, termasuk dalam mencegah stunting, jangan lupa untuk mengonsumsi vitamin A secara konsisten, baik dari makanan yang mengandung vitamin A atau dari suplemen tambahan. Selain itu, bawalah bayi dan balita ke Posyandu setiap bulan Februari dan Agustus untuk melakukan penimbangan dan mendapatkan vitamin A gratis.
Sumber:



