Ringkasan
Buku saku yang disusun oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika ini merupakan materi kampanye publik yang menyajikan edukasi stunting secara sederhana dan komunikatif melalui cerita sehari-hari yang dilengkapi karakter animasi yang menarik dan mudah diingat. Melalui alur cerita yang ringan, pembaca diajak memahami apa itu stunting, penyebab, dampak, serta langkah pencegahan yang dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pendekatan naratif dan visual yang menarik membuat informasi lebih mudah dipahami oleh semua kalangan, sekaligus mendorong peningkatan kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam mencegah stunting sejak dini—dimulai dari keluarga. Materi ini tetap relevan sebagai edukasi dasar pencegahan stunting, meskipun beberapa data yang digunakan merujuk pada kondisi saat publikasi.
Pesan Kunci
- Stunting adalah kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
- Pencegahan stunting dilakukan melalui pemenuhan gizi, imunisasi, dan perbaikan sanitasi (konsep “3 Si”).
- Peran keluarga sangat penting, mulai dari masa remaja, kehamilan, hingga pengasuhan anak.
- Praktik sederhana seperti ASI eksklusif, MP-ASI bergizi, cuci tangan pakai sabun, dan penggunaan jamban sehat menjadi kunci pencegahan.
- Pemantauan tumbuh kembang melalui posyandu dan puskesmas perlu dilakukan secara rutin.
Sasaran Pembaca
- Orang tua dan calon orang tua
- Keluarga dengan balita
- Kader posyandu dan masyarakat umum
- Penyuluh dan pelaku komunikasi publik


